....
...
..
.
akhir-akhir ini rasanya melihat hidup hanya seperti menonton film yang dipercepat
semuanya berlalu sangat cepat hingga kadang membuatku melakukan sesuatu tanpa berfikir yah,seperti melihat film yang belum tahu bagaimana ujung akhir ceritanya. dibawa dan dituntun oleh sutradara akan skenarionya. sama seperti hidup yang kujalani akhir-akhir ini, semuanya hanya mengikuti alur,skenario yang direncanakan oleh Sang Perencana Kehidupan.
aneh sekali rasanya, melihat flashback-an dari diri sendiri. ada satu prinsip yang dulu sangat kujaga dan kupertahankan. namun,sesuatu datang untuk mengambilnya dan melumpuhkannya entah itu anugrah ataupun ujian. sampai saat ini aku tak dapat memikirkan jawabannya, karena menurutku itu adalah ujian dan anugrah.
ketika ku memikirkan ini, sesuatu yang dahulu sangat kujaga itu sedikit terkoyak. sedih jika tahu, 'itu' tidak sesempurna seperti dahulu. rasanya melakukan pengkhianatan kepada diri sendiri.
kemana saja kamu beberapa bulan terakhir ini,anggi?? aku memanggilmu tapi tak terdengar olehmu, aku memperingatkanmu tapi tak kau hiraukan, aku berusaha supaya kau melihat tapi kau tak melihat. syukur kau sekarang sudah terpanggil, namun maaf jika akhirnya kau sedih. aku tak bisa mencegahnya karena kamu yang menjalani tubuh ini.
aku harap, itu semua menjadi pelajaran bagi kita anggi untuk menjaga ini bersama-sama.
aku tahu,kamu terbuai olehnya. oleh gemerlap dan silaunya hidup. tapi tetaplah berpegangan nggi, aku ada jika kau mengunjungiku selalu. tetaplah jangan mengubah apa yang sebenarnya baik. aku mengetahuimu jika kamu mengizinkan aku untuk berbicara denganmu selalu. walaupun pahit ataupun manis,tetap jangan tutup lagi pintu ini.
kamu dan aku sama-sama tak tahu kemana akhir cerita ini. apapun itu akhirnya, aku berdoa untukmu selalu mendapatkan yang terbaik. jangan kira kamu tak punya siapa-siapa ya?! aku ini siapamu? aku hidup di dirimu,dan tahu dirimu. jadi,jangan bilang kamu sendiri lagi. oke!! kita akan sama-sama selalu.
jangan khianati dirimu sendiri! jangan jadi anak yang membangkang juga walaupun kamu merasa selama 21tahun ini kamu telah mengerem-nya dan kini saatnya melepaskannya. tapi itu pilihan yang salah bukan? sekarang kamu menyesal kan.
sesuatu akan ketahuan itu baik apabila pada akhirnya kamu menyesal. dan sekarang kamu menyesal, memang untuk perbaikan tidak akan sempurna seperti awal,tapi setidaknya kamu sudah tahu itu baik atau tidak.
tetap mengadulah padaNya selalu nggi.. :):):)
.....
...
..
.
...
..
.
akhir-akhir ini rasanya melihat hidup hanya seperti menonton film yang dipercepat
semuanya berlalu sangat cepat hingga kadang membuatku melakukan sesuatu tanpa berfikir yah,seperti melihat film yang belum tahu bagaimana ujung akhir ceritanya. dibawa dan dituntun oleh sutradara akan skenarionya. sama seperti hidup yang kujalani akhir-akhir ini, semuanya hanya mengikuti alur,skenario yang direncanakan oleh Sang Perencana Kehidupan.
aneh sekali rasanya, melihat flashback-an dari diri sendiri. ada satu prinsip yang dulu sangat kujaga dan kupertahankan. namun,sesuatu datang untuk mengambilnya dan melumpuhkannya entah itu anugrah ataupun ujian. sampai saat ini aku tak dapat memikirkan jawabannya, karena menurutku itu adalah ujian dan anugrah.
ketika ku memikirkan ini, sesuatu yang dahulu sangat kujaga itu sedikit terkoyak. sedih jika tahu, 'itu' tidak sesempurna seperti dahulu. rasanya melakukan pengkhianatan kepada diri sendiri.
kemana saja kamu beberapa bulan terakhir ini,anggi?? aku memanggilmu tapi tak terdengar olehmu, aku memperingatkanmu tapi tak kau hiraukan, aku berusaha supaya kau melihat tapi kau tak melihat. syukur kau sekarang sudah terpanggil, namun maaf jika akhirnya kau sedih. aku tak bisa mencegahnya karena kamu yang menjalani tubuh ini.
aku harap, itu semua menjadi pelajaran bagi kita anggi untuk menjaga ini bersama-sama.
aku tahu,kamu terbuai olehnya. oleh gemerlap dan silaunya hidup. tapi tetaplah berpegangan nggi, aku ada jika kau mengunjungiku selalu. tetaplah jangan mengubah apa yang sebenarnya baik. aku mengetahuimu jika kamu mengizinkan aku untuk berbicara denganmu selalu. walaupun pahit ataupun manis,tetap jangan tutup lagi pintu ini.
kamu dan aku sama-sama tak tahu kemana akhir cerita ini. apapun itu akhirnya, aku berdoa untukmu selalu mendapatkan yang terbaik. jangan kira kamu tak punya siapa-siapa ya?! aku ini siapamu? aku hidup di dirimu,dan tahu dirimu. jadi,jangan bilang kamu sendiri lagi. oke!! kita akan sama-sama selalu.
jangan khianati dirimu sendiri! jangan jadi anak yang membangkang juga walaupun kamu merasa selama 21tahun ini kamu telah mengerem-nya dan kini saatnya melepaskannya. tapi itu pilihan yang salah bukan? sekarang kamu menyesal kan.
sesuatu akan ketahuan itu baik apabila pada akhirnya kamu menyesal. dan sekarang kamu menyesal, memang untuk perbaikan tidak akan sempurna seperti awal,tapi setidaknya kamu sudah tahu itu baik atau tidak.
tetap mengadulah padaNya selalu nggi.. :):):)
.....
...
..
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar