Pernahkah kalian merasa hampa dan kosong? pernahkah kalian merasa "apa tujuanku di dunia ini"? hari ini kumelihat adikku yang sedang membaca brosur-brosur untuk melanjutkan ke universitas. aku melihat dia sungguh bersemangat sekaligus bingung. Sama seperti ku dulu ketika tahun ke3 di sma. ketika itu aku sangat takut dan bingung untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. namun, dengan dorongan dari orangtua aku pun melangkah. fatalnya langkah kakiku saat itu tidak diimbangi dengan kemantapan hati untuk masa depanku.
kini ku hanya bisa tetap menjalaninya bermodalkan kata "tanpa mau mengecewakan orangtua" lagi.
Menurutku modal yang sangat kurang, apalagi dengan adanya beberapa kejadian yang akhir-akhir ini bisa dibilang "krisis kasih sayang dan perhatian" dan "permasalahan yang tak kasat mata". modal itu kini hanya tinggal dalam kata. jujur, aku sedikit takut dengan keaadaanku kini. mereka sangat percaya bahwa aku sudah besar dan bisa menangani semuanya. namun, terkadang aku ingin seseorang tahu luapan dan ketakutanku ini.
kalau takut dengan sesuatu seperti hantu, binatang buas, atau sesorang menurutku itu wajar dan aku bisa menanganinya. namun kalau sesuatu itu tak terlihat dan berada di masa depan, jujur itu sesuatu yang sangat diluar kendaliku. ya, itu adalah kendali-Nya.
ku lirik kanan dan kiriku, ada yang tertawa, menangis, marah, cemberut, dan segala macam ekspresi diri lainnya. "mereka masih mempunyainya" pikirku. kemanakah punyaku?? aku tak suka hidup yang sangat hampa ini. memang sebagian besar ini adalah akibat kesalahanku dulu. aku ingin merubahnya supaya di masa depan nanti aku tidak merasakannya lagi. aku benci dengan keadaan yang seperti ini.
Tapi, aku tak tahu bagaimana caranya. aku butuh obor untuk menemukan dan membakarnya seperti dulu. waktuku semakin sedikit dengan jumlah waktu, materi dan sesuatu yang hilang dan kurang itu aku harus memperbaikinya. ya Allah, aku memang bukan dia ataupun mereka lainnya. Engkau juga mempunyai suatu rencana untukku. aku ingin berubah!! aku tak mau terjerumus dalam hal yang sama ya Allah.
Dan aku menemukan video di atas, Astagfirullah...benar-benar sangat memotivasi untuk bangkit kembali. ayo kita move on anggi!!
semangaaat! :D
BalasHapusmakasih banyak ya ukhti :) salam kenal ya ^_^
BalasHapus